The Indonesian Living Legend of Youtube Phenomenon: GAC

Bagi sebagian besar anak muda yang menggandrungi situs Youtube, nampaknya nama Gamal, Audrey, Cantika tidak lagi asing di telinga. Berawal dari . . .

The Indonesian Living Legend of Youtube Phenomenon: GAC

Bagi sebagian besar anak muda yang menggandrungi situs Youtube, nampaknya nama Gamal, Audrey, Cantika tidak lagi asing di telinga. Berawal dari . . .

Senin, 21 September 2015

Seminar: ODYSCE 2015 by UNJ

Pembangunan Transportasi Berkelanjutan Menghadapi Krisis Energy Nasional
“One Day Seminar Of Civil Engineering”

Menghadapi krisis energi nasional yang terjadi di Indonesia, mahasiswa Fakultas Teknik Sipil Universitas Negeri Jakarta,  menggelar seminar yang berlokasi di Gedung L, Kampus A, Universitas Negeri Jakarta, Rawamangun, Jakarta Timur. Seminaryang diselenggarakan Sabtu, 19 September 2015 pukul 09.00 - 16.00 WIB ini bertemakan “One Day Seminar Of Civil Engineering” yang menghadirkan sejumlah pembicara terkemuka di bidang energy dan transportasi. Seminar ini dibagi menjadi dua topik, yaitu topik pertama diisi oleh dua pembicara.




  1. Ir. Jujun Endah Wahyuningrum selaku Direktur BSTP – Kementrian Perhubungan, membahas “Kondisi atau Permasalahan Transportasi serta Kebijakan dan Strategi Menciptakan transportasi Perkotaan Berkelanjutan. 
  2. Yoga adiwinarto, ST M.Sc selaku Direktur Institute for Transportation dan Development policy (ITDP) Indonesia, membahas “Bus Raid Transit Development Around the Woeld


Topik kedua diisi oleh tiga pembicara, di antaranya:


  1.  Prof. Dr. Ir. Mohammad Nasikin, M.Eng selaku Pakar energy dan Guru Besar Universitas Indonesia, membahas “Menyikapi energi baru terbarukan di sector transportasi dalam rangka membangun sustainable transportation”.
  2. Drs. Kris Suyanto selaku Direktur Utama PT. Katama Suryabumi, membahas tentang “Investasiu Infrastruktur Menjadi Asset Dan Sekaligus Menjawab Kebutuhan Pasar Industry”.


Diselenggarakannya acara seminar ini diharapkan mahasiswa lebih mempunyai wawasan yang luas dengan mengundang pembicara berkomitmen. Seminar yang kedua kalinya diselenggrakaan oleh mahasiswa Teknik Sipil ini mampu menghadirkan peserta seminar sebanyak 195 mahasiswa dari 10 Universitas di Indonesia. Seperti yang di ungkapkan Tri Handayani selaku Ketua pelaksana ODYSCE CIVIL EXPO UNJ 2015 “Tahun ini pesertanya lebih banyak, ada 195 mahasiswa dari 10 Universitas, jika tahun lalu ada sekitar 70 orang dengan tema “Sumber daya manusia” namun lebih ke bidang sipilnya” ungkapnya. “Ini acara turun temurun yang diselenggarakan, jadi diharapkan tahun depan lebih banyak lagi pesertanya dengan tempat yang lebih memadai” tambahnya kembali saat di temuai usai acara seminar. 

Oleh Tri Setiawati 
Fotografer:  Awita Ekasari Larasati 

Selasa, 15 September 2015

Talkshow: "Untukmu Indonesia" by UI

Hallo, UI dan INDONESIA!

Setelah kompetisi video sosial selesai, akhirnya kita mendekati acara inti dari Untukmu Indonesia. di bulan September ini, akan ada:

TALKSHOW!

Embedded image permalink

[YUK DAFTAR TALKSHOW UNTUKMU INDONESIA!]

Salam peduli, Indonesiaku!
Seperti yang kami kabarkan sebelumnya, Untukmu Indonesia akan mengadakan Talkshow yang diselenggarakan pada:

Sabtu, 19 September 2015
Di Audit Fakultas Psikologi UI
Pukul 08.00 - 16.30 WIB
TERBUKA UNTUK UMUM!

SESI 1 : "Kenapa Harus Peduli?"
SESI 2 : "Peran Gerakan Sosial: Habis Apati Terbitlah Empati!"

Daftarkan dirimu dengan klik di bit.ly/daftartalkshowui
Pendaftaran dibuka hingga 18 September 2015.
*free entry lho!

Tunggu apalagi? Tunjukkan kontribusi sosialmu pada negeri.
Ayo, #PeduliIndonesia!
@Sinergis_ID
www.untukmu-indonesia.com

Departemen Sosial Masyarakat
BEM UI 2015
Bersama Melangkah Nyata

Senin, 24 Agustus 2015

GPFEST 2015 "KACAMATA"

Hai, guys! Tanggal 26-29 Agustus 2015 nanti bakal ada acara keren loh!
Acara apa, sih? Yup, KACAMATA GPFEST 2015.
Apa tuh KACAMATA GPFEST 2015? Yuk mari kenalan!




Grafika dan Penerbitan (GP Fest) merupakan kegiatan tahunan jurusan Teknik Grafika dan Penerbitan yang ditujukan untuk seluruh masyarakat se-JABODETABEK, khususnya untuk siswa/i SMA/K/sederajat. Kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan jurusan Teknik Grafika dan Penerbitan ke masyarakat luas. Konsep acaranya sendiri difokuskan untuk mengacu ke arah industri kreatif. Mulai dari dekorasi, lomba, rangkaian acara, dll, semua mengusung tema kreativitas.

"KACAMATA GPFEST 2015" (Karya Cipta Mimpi Nusantara Teknik Grafika dan Penerbitan Festival) akan diselenggarakan dengan tema "Mimpi dan Masa depan untuk Nusantara" yang akan dikemas dengan gaya Futuristik yang mengedepankan Teknologi sebagai perwujudan usaha merealisasikan mimpi-mimpi Nusantara dan menargetkan pengunjung sebanyak 8900 orang selama rangkaian acara.




Informasi lebih lanjut:
Twitter: @GPFest2015
Facebook: m.facebook.com/tgpfest
Ask.fm: @GPFest2015
Path: GPFest
Email: gpfest2015@gmail.com


Sabtu, 27 Juni 2015

Indonesia Technopreneur Career Bersama KompasKarier.com

Indonesia Technopreneur Career Bersama KompasKarier.com



JAKARTA, Kompaskarier.com kembali mengadakan pameran bursa kerja tahunan terbesar berskala Nasional yaitu KompasKarier.com Fair (KKF) 2015 di beberapa kampus dan ballroom di beberapa kota besar Indonesia.

KompasKarier.com sebagai salah satu unit bisnis dari Kompas.com dan berada di bawah naungan Kompas Gramedia Group, bergerak di bidang pelayanan media digital, platform pencarian kerja, dan content, terus berupaya mengembangkan  dan menjadikan KompasKarier.com (KKF) sebagai event yang berkualitas dan nomor satu untuk kategori pameran bursa kerja skala nasional.

10-11 Juni 2015 bertempat di Ballroom Kuningan City, Indonesia Techno Career diselenggarakan dengan diikuti kurang lebih 50 (lima puluh) perusahaan yang bergerak pada bidang Teknologi dan Informasi (TI). Bursa kerja ini diselenggarakan pertama kali di Indonesia, yakni hanya menghadirkan lowongan pada bidang Teknologi dan Informatika saja sesuai dengan namanya. Indonesia Techno Career terselenggara atas kerja sama Kompaskarier.com dengan Bina Nusantara Computer Club (BNCC). Indonesia Techno Career secara resmi dibuka oleh Ibu Naomi Naibaho , Project Manager KompasKarier.com dan Jemmy Tezzen, perwakilan dari BNCC. Diharapakan acara ini dapat menjadi jembatan atau mediator bagi pencari kerja dengan perusahaan yang bergerak di bidang Teknologi dan Informasi maupun perusahan yang bukan di bidang ini tetapi membuka lowongan di dunia Teknologi dan Informasi.  Dengan perkembangan zaman seperti sekarang ini yakni globalisasi maka minat dan antusias dibidang teknologi tahun ke tahun sangatlah banyak lulusannya, sehingga kompaskarier.com dengan platform pencarian kerja perlu ambil bagian dengan menggandeng BNCC untuk menyelenggarakan kegiatan ini.

Seperti roaadshow-roadshow sebelumnya bentuk job expo yang dihadirkan oleh KompasKarier.com adalah berupa digital, dimana para pencari kerja dimudahkan dengan tidak perlunya membawa CV dalam bentuk hard copy, sistem ini turut memudahkan perusahaan dalam melakukan proses penyaringan sehingga mereka dapat menemukan tenaga kerja yang diinginkan secara lebih spesifik dan efisien.

Selama event berlangsung, Kompaskarier.com dan BNCC secara khusus menghadirkan beberapa pembicara untuk menambah informasi bagi mereka yang ingin mengembangkan dirinya pada bidang IT.



Untuk informasi selengkapnya hubungi:
Marcomm Kompas.com                                                        Info Hotline KompasKarier.com
Email                   : diva.yowanda@kompaskarier.com          Email              : cs@kompaskarier.com
Telepon               : 081219997588                                          Telepon          : 021- 31 722 711    
   

Website: www.kompaskarier.com

Rabu, 03 Juni 2015

Binus Computer Club Bersama KompasKarier.com

Halo buat yang lagi nganggur atau baru lulus skripsi dan buat kalian yang pengen cari kerja. Untuk para programmer, designer, digital marketing, maupun pekerjaan seperti human resource, public relation, dan lain-lain.
Anda ingin mencari pekerjaan? Bosan dengan perkerjaan anda sekarang? Ingin mencari pekerjaan berbasiskan IT ataupun bekerja di perusahaan IT yang akan mendukung mimpi anda?
BNCC bersama 
KompasKarier.com mengadakan sebuah event techno career (job expo bertemakan IT) pertama di Indonesia, Indonesia Techno Career 2015 yang bertemakan "Go Ahead and Get Your Dream Job".
Tanggal, 10 - 11 Juni 2015 di Kuningan City Ballroom dengan menghadirkan perusahan-perusahaan berbasiskan IT dan juga lowongan lowongan berbasiskan teknologi dari perusahaan perusahaan ternama dan besar di Indonesia.
Pembelian tiket dapat di beli di Binus University Kampus Anggrek lantai 2 di Global Employability & Entrepreneurship Office mulai tanggal 27 Mei - 8 Juni dengan harga special
Early Bird (Binusian) : Rp 10.000,-
Early Bird (Umum) : Rp 15.000,-
On The Spot : Rp 25.000,-
Jadi tunggu apa lagi? Siapkan diri anda dan ajak teman terdekat anda sebelum kehabisan!
untuk informasi lebih lanjut hubungi:
0857-5347-7674 (BNCC)
0896-6320-7674 (
KompasKarier.com)
indonesiatechnocareer.com KompasKarier.com
kkf.kompaskarier.com

Rabu, 09 April 2014

196 Surat Suara Menumpuk di TPS Mekarjaya



google.com


Kertas suara pemilihan legislatif tingkat pusat atau DPR-RI terdistribusi sebanyak 427 buah ke TPS 3, Kelurahan Mekarjaya Kecamatan Sukmajaya, Depok, Rabu (9/4). Dari 427 kertas suara, hanya sebagian yang dipakai untuk mencoblos, yaitu 231 buah. Banyak hal yang menyebabkan kertas suara banyak tersisa, salah satunya adalah golput.

            “Banyaknya kertas suara yang tersisa tidak semuanya dikarenakan pencoblos memilih golput, akan tetapi banyak dari mereka yang sudah pindah rumah,” ujar Agung Sabana, saksi dari PKS, TPS 3.

            Selain kertas suara yang masih banyak tersisa, suasana pemilihan legislatif di TPS 3 ini cenderung tidak terlalu padat oleh warga yang ingin mencoblos. Mereka tidak perlu menunggu dan mengantri terlalu lama untuk mendapatkan empat kertas suara dan masuk ke bilik. Akan tetapi, banyak di antara warga yang mengaku tidak mengerti karena kurangnya sosialisasi mengenai pemilihan ini.

            “Iya, banyak yang tidak mengerti dan merasa bingung ketika membuka kertas suara. Terlalu banyak partai dan nama calon legislatif yang tidak dikenal. Ibu-ibu di sebelah saya saja bilang mau nyontek pas nyoblos.” Ujar Upi disertai tawa.

            Selain warga, panitia, dan saksi, hadir pula seorang relawan dari Panwaslu yang melihat dan mengawasi jalannya pemilihan ini. Relawan ini bertugas merekapitulasi hasil jalannya pemilihan legislatif di beberapa TPS di daerah Depok dan akan melaporkannya ke pusat.

            “Pemilihan legislatif di TPS 3 ini kerjasama antar panitia sudah cukup baik. Mungkin karena kurangnya pengalaman dan sosialisasi yang membuat perhitungan sedikit lama dan terlihat kurang terkoordinasi dengan baik,” ujar Dede, saksi dari PDIP. 


Teks: Yasmin Shafiyyah

Kamis, 20 Februari 2014

Ramiz Azhar, dari Belajar Menggambar Hingga Menjadi Trainer Hypnotherapist



Hipnotist bukan hanya ilmu untuk melakukan kejahatan. Di tangan seorang mahasiswa, hypnotis dikemas menjadi ilmu yang bermanfaat bagi manusia. Ilmu tersebut belajar mengenal dunia melalui ilmu permainan pikiran serta mengaplikasikannya untuk berbagai kepentingan masyarakat. Ini adalah kisah perjuangan seorang mahasiswa yang membagi pikiran demi kepentingan masyarakat.

“Di sini, dalam kesibukan kehidupan, aku menemukan kenyamanan. Nyaman dalam berbagai hal.” ujar Ramiz Azhar, sang hiptnotherapist yang masih menjadi mahasiswa di Politeknik Negeri Jakarta.  

Segala keputusasaan dan kesia-sia yang telah diperbuat pada masa putih abu-abunya membuatnya terlibat menjadi seorang pelopor bangkitnya sebuah organisasi sekolah. Ia telah mengambil keputusan penting dalam hidupnya, yakni harus meninggalkan rasa malu dan pesimis yang kian mendera dalam dirinya untuk lebih tergugah dalam kemajuan hidupnya. Ia pun mulai berinovasi ntuk melakukan hypnotherapist.

“Saat itu aku hanya memikirkan inovasi yang dapat aku kembangkan yang belum pernah diminati orang lain,” ujar Ramiz.

Keinginannya akan suatu inovasi yang belum pernah diminati orang lain awalnya mendapat larangan dari kedua orang tuanya. Tetapi, setelah dia membuktikan kesalahpahaman mereka dengan rentetan prestasi yang membanggakan akhirnya mereka mengerti.

Belajar hipnotis merupakan hal dasar yang harus dia lakukan untuk dapat menjadi hypnotherapist. Ketertarikannya terhadap dunia permainan pikiran ini membuat dia bekerja keras untuk dapat menguasainya. Saat belajar dari seorang guru yang memahami ilmu hipnotherapist, Ramiz terus mencoba bersahabat dengan ilmu tersebut.


“Belajar Hipnotis ternyata nggak bikin kita bodoh. Malah dengan mempelajarinya, kita mengerti makna yang terpendam dalam kehidupan,” celetuk Ramiz. 

Semenjak berkuliah, dia mulai merangkul teman-teman organisasinya untuk membantunya mewujudkan cita-cita membangun suatu komunitas pecinta hypnotherapy. Awal pelatihan Terapi Sugesti--nama komunitas yang dibentuknya--, ia menjumpai berbagai kendala baik dalam periklanan programnya, maupun dari jadwal pelatihan yang ia bentuk. Namun, ia meyakini diri sendiri bahwa masalah seperti itu akan terselesaikan dengan berjalannya waktu.

Pelatihan-pelatihan yang ia selenggarakan merupakan ajang melatih orang-orang yang berminat dalam dunia hypnotherapist. Yah, kebanyakan alumni-alumni pelatihannya sekarang sudah dapat menyalurkan ilmu yang mereka dapat untuk kebutuhan pribadi maupun sosial.

Ramiz kian belajar dengan tekun tanpa mengesampingkan pendidikan formalnya. Akhirnya, ia meraih gelar informal berupa sertifikasi mengenai hasil belajarnya dalam dunia hipnotis. Bersamaan dengan gelar informal yang dia dapatkan, dia juga mendapat prestasi formal dengan lulus ujian nasional dengan nilai yang membanggakan. Kesanggupannya untuk mengatur dua kesibukannya tersebut merupakan sebuah anugrah tersendiri baginya.

Anak yang terlahir dari pasangan Eni dan Rakidi ini akhirnya memulai kehidupan barunya dengan masuk ke jenjang perkuliahan. “Entah apa yang saya pikirkan saya begitu tertarik dengan gambar, padahal saya belum mahir menggambar,” ujarnya ketika ditanyakan mengenai perasaan sebelum memilih berkuliah di bidang desain grafis.

Dari pelajaran yang didapatnya di kampus itu, ia pun mencoba menggabungkan unsur pendidikan formalnya dengan ilmu hypnotherapist. Metode hyopnotherapist yang ia ciptakan dari kedua unsur yang berkaitan dengan kehidupannya merupakan hyno drawing. Motivasi untuk membantu orang-orang yang tidak menggambar namun dengan cara ini, orang-orang tersebut dapat menghipnosis diri sendiri untuk dapat menggambar.
 
Selain metode itu , sekarang dia sudah membuat audio hypnosis dan video hypnosis untuk membantu orang-orang yang mengalami masalah dalam kehidupannya dengan membuat mereka menjadi relax dalam menajalani pekerjaannya.

“Sampai saat ini, itulah cara saya untuk mengisi kehidupan” pungkasnya mengakhiri percakapan. Seperti itulah dia menjalani kehidupannya. Sekarang yang ia perlukan hanya management waktu menjadi seorang mahasiswa sekaligus praktisi hypnotherapist.
 
 


Naskah: Fajar Winarso