The Indonesian Living Legend of Youtube Phenomenon: GAC

Bagi sebagian besar anak muda yang menggandrungi situs Youtube, nampaknya nama Gamal, Audrey, Cantika tidak lagi asing di telinga. Berawal dari . . .

The Indonesian Living Legend of Youtube Phenomenon: GAC

Bagi sebagian besar anak muda yang menggandrungi situs Youtube, nampaknya nama Gamal, Audrey, Cantika tidak lagi asing di telinga. Berawal dari . . .

Tampilkan postingan dengan label Life Style. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Life Style. Tampilkan semua postingan

Senin, 26 Oktober 2015

Jangan Salah Pemahaman, Overweight dan Obesitas Itu Berbeda

(sumber gambar: http://segiempat.com/sehat/hasil-penelitian/5-penyakit-yang-paling-rentan-menyerang-orang-gemuk/)

Hingga kini, masih banyak orang yang belum bisa membedakan antara overweight dengan obesitas. "Obesitas itu kelebihan berat badan (overweight)," begitu yang sering dilontarkan terhadap seseorang yang terlihat gemuk. Keduanya identik dengan berat badan, istilah overweight dan obesitas memang sering disatu artikan oleh orang awam. Meski tidak terlalu penting untuk dipahami, namun bila keliru pengertian, hal tersebut bisa menyesatkan. 

Overweight adalah kondisi seseorang dengan berat badan di atas normal, atau dapat juga dikatakan sebagai kelebihan berat badan. Sedangkan Obesitas adalah keadaan lemak yang berlebih dan menumpuk pada tubuh seseorang, sehingga berat badan berada jauh di atas normal. Kondisi ini tergolong ke dalam penyakit kronik yang dapat membahayakan kesehatan. Tentunya, akan ada banyak penyakit mengintai yang kemudian menurunkan kualitas hidup.


Kesimpulannya adalah secara umum overweight digunakan untuk menunjukan kelebihan berat badan, sementara obesitas mengacu pada kelebihan lemak. 

Apa Penyebab Overweight dan Obesitas?

Overweight disebabkan oleh energi yang masuk ke dalam tubuh tidak seimbang dengan energi yang keluar. Energi di sini tidak lain adalah makanan yang dikonsumsi secara tinggi. Berbeda dengan overweight yang hanya didasari ketidakseimbangan energi yang masuk dan keluar, penyebab obesitas adalah multifaktor, artinya tidak hanya satu, tetapi lebih. Faktor-faktor tersebut di antaranya sebagai berikut:
            Genetik
Obesitas dapat diturunkan dari keluarga karena gen tertentu. Namun, gaya hidup juga sulit dipisahkan dengan faktor genetik. Gaya hidup dalam suatu keluarga, seperti makanan apa saja yang disediakan juga berpengaruh dalam memunculkan kemungkinan obesitas.

            Lingkungan
Di mana keberadaan seseorang dapat memengaruhi kedatangan obesitas. Apakah seseorang berada dalam lingkungan yang mendukung untuk mengonsumsi asupan energi secara tinggi atau tidak.

            Psikis
Tidak jarang ketika sedang emosi, seseorang melampiaskannya dengan mengonsumsi makanan dalam jumlah besar. Hal ini ditujukan untuk menetralisir perasaan hingga menimbulkan perasaan tenang.

            Kesehatan
Ada beberapa penyakit yang dapat menyebabkan seseorang menjadi obesitas. Penyakit tersebut di antaranya Hipotiroidisme, Sindrom Cushing, Sindrom Prader-Willi, dan beberapa kelainan saraf yang dapat meningkatkan nafsu makan seseorang. 

            Obat-obatan
Tanpa disadari, obat-obat yang dikonsumsi untuk menyembuhkan suatu penyakit, juga dapat membuat seseorang menjadi gemuk. Obat-obat tertentu seperti steroid maupun  anti-depresi kerap menyebabkan orang-orang yang mengonsumsi menjadi obesitas. Hal tersebut karena obat-obat tadi memiliki kemampuan menambah hormon-hormon tertentu yang mengakibatkan nafsu makan menjadi lebih besar.

            Perkembangan
Di dalam tubuh manusia terdapat sel lemak, di mana jumlah sel lemak tersebut akan bertambah sesuai dengan bertambahnya usia. Maka dari itu, seseorang yang gemuk dan pernah gemuk, memiliki kecenderungan memiliki sel lemak lima kali lebih banyak dibandingkan dengan seseorang yang memiliki berat badan normal.

            Aktivitas Fisik
Faktor ini tentunya sangat mudah diidentifikasi. Seseorang yang mengonsumsi lemak diiringi dengan aktivitas olahraga yang baik, maka akan jauh dari ancaman obesitas. Namun sebaliknya, jika asupan lemak ke dalam tubuh tidak diimbangi dengan aktivitas fisik yang baik, maka bencana obesitas akan segera datang.

Oleh Putri Lestari
Editor: Maharani Putri

Minggu, 11 Oktober 2015

Fakta Anak Kos dan Anak Kereta

Hallo bloggers, ada yang mengaku sebagai anak kos? Atau anak kereta?
Wah kalau yang merasa satu di antaranya atau keduanya, mestinya wajib baca, nih. Kenapa? Karena bisa jadi fakta di bawah ini adalah kamu banget!

Anak Kos

1.      Bintang Iklan Mie Instan
Ini bisa jadi saran untuk para produsen mie goreng agar lebih memprioritaskan anak kos sebagai bintang iklan produk tersebut. Dengan mempertimbangkan pengeluaran minimum dan pemasukan maksimum.
Maksudnya? Iya, dengan ekspresi muka anak kos yang kelaparan dan sangat ekspresif saat memakan mie instan ditambah dengan upah seadanya yang diberikan oleh produsen, insya Allah sudah dapat membuat iklan yang memuaskan. Sebenarnya, diberi upah  mie instan satu dus anak kos juga sudah senang keblingsatan

2.      Kursus Menjadi Istri yang Baik
Sebelum akad nikah, KUA membuka kelas pranikah untuk calon mempelai yang akan menikah. Itu masih kalah dengan anak kos yang sudah mempersiapkannya sejak dini.
Cuci-jemur, cuci-jemur, cuci-jemur, sudah jadi kegiatan sehari-hari untuk anak kos. Bukan, bukan jadi sahabat Dahsyat.
Selain itu, dapat dipastikan juga 49.72% anak kos lebih siap menjalin kehidupan rumah tangga dibandingkan yang bukan. Entah karena sudah siap rohani jasmani atau sudah lelah tidur di kamar kos hanya menatap langit-langit kamar dan guling bau iler.

3.      Tukang baju bekas
Kalau saat weekend kamu pernah melihat ada orang di stasiun yang membawa tas besar dengan masker di wajahnya, jangan pernah menganggap dia adalah pedangang baju bekas yang mengendap masuk ke commuter line. Bukan. Mereka cuma serbukan anak kos yang merindukan nasi dengan taburan ikan teri khas ibu di rumah.

Anak kereta
1.      Surga Sederhana
Enggak perlu kasih mimpi macam-macam ke anak kereta, kayak jalan-jalan ke Barcelona, Maldives, atau beli jam 50 ribuan di Pasar Minggu. Salah satu surga anak kereta adalah dikasih kursi atau nemuin kursi tak bertuan. Keikhlasan anak kereta pun biasa dilatih. Misalnya, saat baru duduk di kursi, petugas commuter line menyuruh untuk mempersilakan duduk ibu hamil. Capek kaki adek bang. Besok adek beli balon buat ditaro di perut deh bang.

2.      Pendekar Masker
Tak butuh jubah tak terlihatnya Harry Potter, semprotan tak terlihatnya Spongebob, atau menutup muka dengan telapak tangan–kayak anak balita main petak umpet–supaya anak kereta tak terlihat. Hanya dengan masker seharga 10.000 dapt 3 biji dan mata tertutup, kamu sudah bisa menghilang dan gak disuruh diri lagi sama petugas commuter line. Paling kalau kelewatan juga didiemin.

3.      Pemerhati Sosial
Ini salah satu kerjaan anak kereta yang baterainya habis, celingak-celinguk kanan-kiri. Karena memang ada saja hal konyol dan lucu yang bisa diperhatikan. Contohnya, melihat orang yang celingak-celiguk kanan-kiri juga, lalu mata mereka bertemu dan muncullah backsound cinta di musim ceri.

Entah kamu anak kereta, anak kos, atau anak saleh, usaha kamu untuk kuliah adalah paling penting. Tetap semangat! :D


Oleh Rifani Atsillah 
Editor: Fatimah


Selasa, 06 Oktober 2015

Mitos-Mitos yang Berkembang di Kalangan Mahasiswa Baru

(sumber gambar: http://www.kaskus.co.id/thread/5534beec92523354478b4578/10-tips-menjadi-mahasiswa-baru/)

Bagi mahasiswa baru, hari  pertama kuliah menjadi hal yang penuh dengan tantangan. Pasalnya, bangku kuliah memberikan pengalaman berbeda dengan dunia sekolah. Banyak mitos yang berkembang di masyarakat mengenai mahasiswa baru. Berikut beberapa contoh mitos yang berkembang dikalangan mahasiswa baru dan cukup menjadi momok menakutkan di kalangannya. Di antaranya:
  • Dosen tidak peduli kepada mahasiswa
Mitos yang pertama, yaitu pengajar di bangku kuliah atau dosen, cenderung tidak peduli kepada mahasiswanya. Alasannya, jumlah mahasiswa di kelas lebih banyak ketimbang jumlah siswa di kelas saat SMA (Sekolah Menengah Atas). Hal ini tidak sepenuhnya benar. Faktanya, sudah cukup banyak dosen yang peduli dengan mahasiswanya. Mereka menginginkan mahasiswanya menempuh studi dengan hasil terbaik. Jika kita berpikir ingin malas-malasan kuliah, pikirlah dua kali karena hasilnya kita yang rugi.
  • Kampus dihuni orang-orang dewasa
Mitos yang kedua, yaitu sebagian besar orang menganggap perguruan tinggi diisi oleh manusia dewasa. Faktanya, patut diketahui banyak mahasiswa di kampus yang merupakan perantau karena jauh dari orang tua, tidak jarang mereka cenderung berperilaku “nakal” dan bersikap tidak dewasa. Jadi, jangan heran jika kita bertemu dengan mahasiswa senior yang perilakunya “kacau”.
  • Mahasiswa senior membenci juniornya
Mitos yang berkembang bahwa perilaku mahasiswa senior sama seperti kakak kelas saat SMA. Mahasiswa senior dianggap memperlakukan adik kelasnya dengan kasar. Padahal, mahasiswa senior justru ingin membangun jaringan dengan adik kelasnya karena ada beberapa mahasiswa senior yang harus mengambil atau mengulang kelas.  
  • Semua orang yang ada di kampus, pintar!
Ini mitos yang paling banyak didengar, tak terkecuali di luar lingkungan kampus. Faktanya, ini salah besar. Tidak semua orang yang kuliah pintar, bukan? Di perguruan tinggi kita akan menemukan beberapa orang yang telat datang kuliah, di-DO (Drop Out), tidak mengerjakan tugas kuliah, dan tidak peduli dengan kuliahnya. Kenapa ada orang-orang seperti itu? Well, yang pasti dunia kampus dihuni beragam orang dan hal serupa bakal kita temukan di dunia kerja.


Oleh Yosep Syidiq 

Rabu, 11 September 2013

Dari Ngeblog ke Bisnis Fashion


Bermodal ketertarikan tinggi pada dunia fashion yang dituangkan melalui blog, para fashion blogger ini tidak hanya berhenti sebagai blogger. Namun, mereka mampu merambah bisnis fashion. Bagaimana ceritanya?

Usia memang tidak pernah jadi penghalang bagi Evita Nuh, 14, untuk berkarya. Sejak berusia 9 tahun pun Chacha - sapaan akrabnya- sudah aktif ngeblog soal bidang yang membuatnya paling tertarik, yaitu fashion. Sejak itu, Chacha seolah menjadi salah satu fashion blogger termuda di Indonesia yang memiliki banyak penggemar. Pada usia 12 tahun, majalah Marketeers memasukkan namanya dalam daftar 100 anak muda paling berpengaruh di Indonesia.

Sementara komunitas penulis fashion TongueChic.com juga menyebut Evita sebagai salah satu blogger fashion paling bersinar (Fashion Brights Under 16). Blog Chacha www.http://jellyjellybeans. blogspot.comditulis dalam bahasa Inggris.

"Blog pertama yang aku buka adalah blog soal fashion. Dari situ aku langsung ingin membuat fashion blog," tutur Chacha. Seorang fashion blogger tentu dituntut memiliki selera mode yang sangat baik (atau unik) dan selalu menjadi trendsetter.

Itulah Chacha, gadis yang gemar sekali melakukan eksperimen mix and match dengan berbagai pakaian maupun aksesori. Dalam kesehariannya, Chacha bisa sangat boyish dan sebaliknya, supergirlie. "Bergantung mood saja," ujar gadis yang mengidolakan sang nenek itu. Bagi Chacha, fashion adalah cerminan diri.

Fashion juga jadi suatu kebutuhan karena bukan sekadar pakaian, melainkan cara untuk mengekspresikan individualitas. "Fashion tak ubahnya kartu nama yang diberikan kepada seseorang untuk memberi tahu identitas diri. Hanya, lewat fashion kita tidak repot menyodorkan kartu," ujarnya.

Label Little Nuh lahir dengan kolaborasi antara Chacha dan kakak sepupunya yang lulus dari sekolah mode. Inspirasinya adalah kesulitan anak-anak seusia Chacha untuk bisa tampil fashionable. "Dulu aku buat Little Nuh karena selalu berpikir bahwa pakaian untuk anak seusiaku amat jarang. Kalau tidak terlalu kekanak-kanakan, pasti terlalu dewasa. Jadi, Little Nuh aku buat untuk mengisi ruang kosong tersebut," bebernya.

Lewat blognya pula Chacha bahkan mendapat email dari penulis film naskah dan cerita film 10 Things I Hate About You yang kebetulan membaca blog miliknya. ”Aku sangat suka film itu, bahkan sampai hafal dialognya," katanya.

Hal terbaik yang dia rasakan sebagai fashion blogger adalah mengenal banyak orang baru dan bertemu dengan orang-orang yang aku kagumi. "Hal yang paling menyenangkan, banyak orangtua yang menganggap aku sebagai role model untuk anak-anak mereka," tuturnya.

Menjadi seorang fashion blogger memang tidak memandang usia. Dari anak muda sampai orang blog pribadi. Seperti Diana Rikasari yang begitu cinta pada fashion, menulis, dan fotografi. Sejak 2007, gadis kelahiran 23 Desember 1984 ini merasa blog adalah media yang tepat untuk memfasilitasi tulisan dan foto-fotonya. "Playful"dan "colorful"adalah style yang menggambarkan keseharian Diana.
dewasa pun bisa mengekspresikan gaya mereka melalui

Dia mengaku tidak memiliki patokan orang tertentu dalam hal fashion. Semua bergantung mood dan hasil eksperimennya. Hobi ngeblog dan kecintaannya terhadap fashion membuat Diana memutuskan untuk terjun ke industri fashion. Dia pun menggarap dua merek sepatu sekaligus, yaitu UP (www.iwearUP.com) yang fokus pada sepatu wedges dan heels serta POP FLATS (www.popflats.co) khusus untuk flat shoes. Diana juga menggunakan blognya untuk mempromosikan kedua lini sepatunya itu. "Yang penting itu konsisten dan jujur," ungkap Diana saat diwawancara melalui surat elektronik.

"Aku itu ngeblog dari hati, jadinya enggak beban dan enggak pernah bosan. Malah rasanya ada yang kurang kalau aku enggak ngeblog dalam sehari. Intinya sih apa yang kita tulis juga harus jujur, agak personal, supaya tulisan dan blog kita juga punya karakter yang khas," katanya.

Menurut Diana, seorang fashion blogger dapat memberikan pengaruh besar pada dunia fashion. Mengapa? Sebab, fashion blogger adalah real people yang lebih relatable sehingga lebih relevan ketimbang model yang ada di majalah-majalah. Fashion blogger, lanjut Diana, juga cukup membantu dalam hal mempromosikan fashion Indonesia. Banyak hal yang didapat Diana menjadi fashion blogger. Salah satunya, diundang ke Paris Fashion Week.Dia sama sekali tidak menyangka bisa mendapat kesempatan langka itu.

Di sana dia bertemu dengan idolanya, editor fashion majalah Vogue Inggris Anna Wintour serta Anna Dello Russo, editor-at-large majalah Vogue Jepang. Sebagai fashion blogger, Diana mendapatkan banyak apresiasi dari orang lain. Bahkan, "personal style"-nya juga lebih dihargai publik. Diana juga tidak lagi merasa dianggap remeh dan dianggap sekadar "aneh" atau cari perhatian karena personal style Diana yang memang terbilang "unik". "Mendapat apresiasi itu sangat berharga lho rasanya," tambah Diana.

Diana dan Chacha sudah memiliki clothing line sendiri, sementara Clara Devi adalah fashion blogger muda yang juga sedang mengejar hal yang sama. Tahun depan, dia berencana merilis lini fashion yang menjadi ciri khasnya, klasik, preppy vintage, dan sedikit bercampur dengan grunge/mod culture.

"Passion saya adalah menulis dan fotografi vintage. Bedanya, saya lebih tertarik mengulas budaya masa lalu. Baik dari musik, desain, maupun fashion. Mungkin karena terbiasa menulis posting yang berisi foto personal saya di blog sehingga orang-orang mengasosiasikan saya dengan sebutan fashion blogger," ujar pemilik blog http://lucedale.co ini.

Kini, sudah lebih dari empat tahun Clara menekuni dunia blog. Dia bekerja sebagai junior creative planner di sebuah agensi Jepang dan sedang mengerjakan beberapa proyek yang berkaitan dengan advertising di Singapura dan Tokyo. Bagi Clara, blog adalah sebuah portofolio yang mendokumentasikan karya-karyanya dalam bentuk digital yang dapat meningkatkan nilai kredibilitasnya. Seorang fashion blogger pasti memiliki pandangan tersendiri terhadap semua perkembangan fashion yang sedang terjadi. Begitu pun dengan perkembangan fashion di Indonesia saat ini yang memang terlihat amat pesat.

Menurut Chacha, jumlah fashion blogger yang ada sekarang ini tak terhitung. Begitu juga jumlah label indie yang sangat banyak seiring dengan maraknya desainer-desainer muda. "Itu merupakan indikasi bahwa fashion Indonesia sudah jauh berkembang," ujar Chacha.

Dulu, dia melanjutkan, label luar selalu dianggap keren. Namun, sekarang justru sebaliknya. Banyak anak muda yang bangga dan memilih karya desainer lokal muda yang biasanya masih orisinal dan jauh dari kesan komersial. Diana pun berpikir sama. Dia berpendapat bahwa fashion di Indonesia saat ini sudah semakin seru dan bagus. Banyak juga pemain baru yang mulai terjun dalam bidang ini.

"Pelan-pelan DNA fashion di Indonesia jadi lebih kuat. Semoga hal tersebut bisa diiringi oleh kualitas yang juga membaik," harapnya.

Meski demikian, Diana mengakui bahwa masih ada gap antara daerah Jawa dan kota-kota besar lainnya. Clara menambahkan, bisnis di dunia fashion sangat menarik. Entah dalam hal clothing ataupun media. "Counter-culture selalu memberikan warna yang segar dan saya lebih cenderung melihat dengan adanya internet sekarang perkembangan bisnis fashion jadi sangat terbantu," ujarnya.

Kamis, 17 Januari 2013

Belladies Shop


Ada online shop nih yang menjual tas, dompet, sepatu, dan kebutuhan wanita lainnya. Produk-produk ini berkualitas tinggi dengan harga terjangkau. Produk yang ditawarkan secara khusus ditujukan untuk wanita. Dan tentu saja ini toko online terpercaya.
Yang berminat, bisa kunjungi melalui:
website: www.belladies-shop.blogspot.com
Twitter: 
http://twitter.com/#!/BELLADIESS
Yahoo messenger: belladiesshop@yahoo.co.id
Bisa juga langsung hubungi melalui sms:
Mobile: 085716109723
Pin BB: 2773447F


Harga dan kualitas terjamin.
LIKE FACEBOOK-nya www.facebook.com/BelladiesShop 



Rabu, 31 Oktober 2012

Meraih Taqwa Melalui Ibadah Qurban

Kita telah menyambut tamu istimewa yaitu Hari Raya Idul Adha. Gemuruh takbir turut bersahutan di hari yang mulia ini. Seperti tahun-tahun sebelumnya, di hari itu dilakukan penyembelihan hewan qurban. hewan yang disembelih dalam rangka mendekatkan diri pada Allah Ta'ala adalah seperti sapi, kambing juga domba.

Ilustrasi: Chairunnisa
 Menyembelih hewan qurban termasuk amal salih yang paling utama. Mengabaikan masalah riya' dalam berqurban, banyak hikmah yang bisa diambil dari berqurban. Dengan berqurban, kita bisa bersyukur kepada Allah atas nikmat hayat (kehidupan) yang diberikan. Dengan mensyukuri nikmat Allah, kita bisa terhindar dari azab dan siksa Allah yang sungguh pedih.

Selanjutnya, kita bisa menghidupkan ajaran Nabi Ibrahim. Ketika itu, Allah memerintahkan beliau untuk menyembelih anak tercintanya sebagai tebusan yaitu Ismail as ketika hari an nahr (Idul Adha). Dengan begitu, setiap mukmin dapat mengingat kesabaran Nabi Ibrahim dan Ismail as yang membuahkan ketaatan pada Allah dan kecintaan pada-Nya lebih dari anaknya dan diri sendiri. Pengorbanan seperti inilah yang menyebabkan lepasnya cobaan sehingga Ismail pun berubah menjadi seekor domba. Jika setiap mukmin mengingat kisah ini, seharusnya mereka mencontoh dalam bersabar ketika melakukan ketaatan pada Allah dan seharusnya mereka mendahulukan kecintaan Allah dari hawa nafsu dan syahwatnya.

Yang terakhir, ibadah qurban lebih baik daripada bersedekah dengan uang semisal dengan hewan qurban. Sudah sepantasnya orang yang berkemampuan untuk menunaikan ibadah qurban ini.

Yang dimaksudkan bukanlah menyembelih saja. Bukan pula daging dan darah qurban yang Allah harapkan. Allah tidak butuh pada segala sesuatu. Dia lah yang pantas diagung-agungkan. Yang Allah harapkan dari qurban tersebut adalah keikhlasan, ihtisab (selalu mengharap-harap pahala dari-Nya) dan niat yang baik.

Oleh karena itu, Allah katakan (yang artinya), "Ketaqwaan dari kamulah yang dapat mencapai ridho-Nya". Inilah yang seharusnya menjadi motivasi ketika seseorang berqurban, yaitu ikhlas. Bukan riya' atau berbangga dengan harta yang dimiliki, dan bukan pula menjalankannya karena sudah jadi rutinitas tahunan.

Oleh: Deasy Amalia

Rabu, 07 Maret 2012

BLACKBOOK: SOSIALISASI HIPHOP MELALUI FILM


foto: Btari Puspita Rini
Suasana @america Pasific Place, Sabtu, 3 Maret 2012 tampak ramai dengan kehadiran sejumlah penggemar hiphop dan rapper-rapper yang memeriahkan sebuah pemutaran film dokumenter HiphopIndo yang berjudul #BLACKBOOK. BlackBook Indonesian Hiphop Documentary ini merupakan sebuah film dokumenter yang menceritakan pergerakan scene Hip Hop di Indonesia dari era 90-an hingga sekarang, serta dari hal yang masih asing sampai menjadi sangat familiar di Indonesia. Film ini dipersembahkan untuk menghormati para pelopor, artis, dan generasi masa depan.


foto: Btari Puspita Rini
Acara yang merupakan bentuk kerja sama  antara Hiphopindo.net dan Cineprime TV ini tidak hanya menyuguhkan sebuah pemutaran film, tetapi terdapat pula diskusi bersama Ferri Yuniardo selaku Sutradara Film #BLACKBOOK, John Parapat, dan Herman Kumala Panca. Selain itu, penonton juga dihibur dengan aksi panggung dari Problemz, 8Ball, Arvisco ‘Zero One’, Zamzam ‘rap Cianjur’, dan AntzKilla+Run BDG.

Dalam film dokumenter tersebut, tampak sejumlah rapper-rapper yang menjadi pioneer dalam pergerakan Hip Hop di Indonesia seperti Iwa K, Ras Muhammad, Mizta D, Erik dan Doyz, Saykoji, Soul ID, Pandji, John Sweet Martabak, Ucok Homicide, dan masih banyak lagi. Sejak awal pemutarannya, film ini mendokumentasikan perjalanan hiphop di Indonesia dari sejak zaman Iwa K hingga sekarang. Tak hanya itu, ditayangkan pula bagaimana perjuangan Erik dan Doyz saat dulu membangun Black Kumuh. Lalu, di sini juga bisa dilihat klarifikasi hal apa yang sebenarnya mendasari isu ”Hiphop sudah mati” antara Homicide dan Xcalibour yang masih menjadi buah bibir kalangan hiphop Indonesia sampai sekarang.

foto:Btari Puspita Rini
Kekuatan yang paling mencolok dari BlackBook ini adalah betapa banyaknya dokumentasi yang dimiliki sebagai landmark dari pergerakan hiphop di Indonesia. Kemudian, footage dan interview yang dilakukan dengan sendirinya menjadi pemandu ke arah mana alur ”cerita” film ini akan dibawa. “Film ini benar-benar light the fire” kata Iwa K. sesaat setelah menyaksikan film tersebut.

Ferri sendiri mengatakan bahwa belum ada rencana untuk mendistribusikan film ini dalam bentuk DVD. Ia menjelaskan bahwa fokus utamanya adalah melakukan screening film ini ke daerah-daerah yang dikombinasikan dengan acara komunitas hiphop setempat. Ia pun berpesan agar dari generasi baru kali ini bisa bikin sesuatu yg lebih “nendang”. 

Teks: Deasy Amalia

Kamis, 19 Januari 2012

Waktu Terbaik Untuk Otak


Banyak yang menduga hanya energi atau berat badan yang dapat berfluktuasi selama satu hari. Padahal otak manusia juga memiliki irama tersendiri dan mempunyai waktu-waktu terbaiknya. Kapan saja waktu terbaik untuk melakukan aktivitas tertentu?

Seperti dikutip dari Health.MSN, ada 8 waktu tertentu yang mana seseorang bisa melakukan tugas-tugasnya dengan baik, yaitu :
Jam 7-9 pagi: Saat terbaik untuk meningkatkan semangat.
Pada waktu tersebut tubuh kita masih dalam kondisi yang fresh sehingga kita mempunyai semangat yang tinggi.

Jam 9 -11 siang: Saat terbaik untuk kreativitas
Pada waktu tersebut otak memiliki hormon kortisol (hormon stres) yang cukup, sehingga dapat membantu memfokuskan pikiran dan hal ini tidak dipengaruhi oleh usia berapa pun.
Saat ini merupakan waktu yang prima untuk belajar serta mengerjakan tugas yang membutuhkan analisa dan konsentrasi. Karena itu saatnya mengembangkan ide baru, membuat presentasi atau melakukan brainstorming.

Jam 11-2 siang: Saat terbaik untuk melakukan tugas yang sulit
Peneliti Jerman menuturkan saat tersebut hormon melatonin (hormon tidur) telah menurun tajam, sehingga tubuh lebih siap untuk mengerjakan beban proyek atau pekerjaan yang sulit dan keras.
Namun sebaiknya tetap tidak melakukan beberapa tugas secara bersamaan, karena akan membuat seseorang kehilangan konsentrasi. Karena itu, saatnya melakukan presentasi atau melakukan tugas yang berat lainnya.

Jam 2-3 siang: Saat terbaik untuk beristirahat
Untuk mencerna makan siang, maka tubuh akan menarik darah dari otak ke perut, kondisi ini akan membuat asupan darah atau oksigen ke otak sedikit berkurang yang membuat seseorang jadi mengantuk. Untuk itu cobalah beristirahat sebentar dari pekerjaan.
Jika tetap harus bekerja dan melawan kantuk, cobalah berjalan-jalan sebentar, melakukan meditasi atau minum air putih. Hal ini bisa meningkatkan volume vaskuler dan sirkulasi sehingga meningkatkan aliran darah ke otak.

Jam 3-6 sore: Saat terbaik untuk kolaborasi
"Pada saat sekarang otak akan merasa sangat lelah," ujar Paul Nussbaum, PhD, seorang neuropsikolog klinis. Karena itu tak ada salahnya untuk melakukan kolaborasi dengan rekan kerja atau melakukan kegiatan yang berbeda. Meskipun otak tidak setajam waktu sebelumnya, tapi seseorang akan merasa lebih santai dan tekanan tubuhnya juga lebih rendah.

Jam 6-8 malam: Saat terbaik untuk melakukan tugas-tugas pribadi
Di antara jam tersebut, peneliti menemukan bahwa otak sudah masuk dalam tahap 'pemeliharaan', yaitu ketika produksi melatonin masih berada di level rendah.
Tak ada salahnya untuk berjalan-jalan seorang diri atau bersama teman-teman, menyiapkan makan malam atau menikmati waktu yang berkualitas bersama anggota keluarga.

Jam 8-10 malam: Saat terbaik untuk bersantai
Pada saat ini ada transisi dari kondisi terjaga menjadi mengantuk, karena kadar hormon melatonin akan meningkat cepat. Sementara itu kadar serotonin (neurotransmitter yang berhubungan dengan semangat) akan memudar.
Rubin Naiman, PhD spesialis masalah tidur dari University of Arizona's Center for Integrative Medicine menuturkan sekitar 80 persen serotonin akan dirangsang dari paparan sinar matahari, sehingga jika matahari tenggelam kadar dalam dalam tubuh juga berkurang.
"Pada malam hari ketika otak sudah lelah, merupakan cara terbaik untuk membuat tubuh menjadi santai seperti menonton film lucu, merajut atau melakukan hal-hal yang bisa membuat tubuh santai atau rileks," ujar Naiman.

Jam 10 malam ke atas: Saat terbaik untuk tidur dan menunda segala kegiatan
Saat ini merupakan waktunya istirahat malam dan tidur, pengaturan cahaya akan dapat membantu membiarkan otak beristirahat. Setelah beberapa jam, otak akan siap kembali untuk memulai aktivitas baru.
Usahakan untuk mendapatkan tidur yang cukup sebanyak 7-8 jam, sehingga bisa mendapatkan kesehatan dan energi yang optimal di pagi hari.


sumber: argakencana.blogspot.com
Oleh Delia
ilustrasi: google.com

Rabu, 11 Januari 2012

25 Cara Mencegah Flu


Anda dapat mencegah flu dan pilek hanya dengan menguatkan sistem imun dengan cara alamiah, tanpa obat, begitu menurut Dr.Michael Grossman,  M.D., dan Jodi Jones, dalam buku mereka, The Vitality Connection: Ten  Practical Ways to Optimize Your Health and Reverse the Aging Prosess.
Menurut Jones, tak ada pil ajaib untuk mencegah penyakit. Cara terbaik adalah menerapkan gaya hidup sehat. Sedang menurut Grossman, pertahanan terbaik terhadap virus musiman tersebut adalah dengan menguatkan sistem imun.
Berikut ini 25 cara yang menurut mereka menguatkan pertahanan alamiah tubuh terhadap flu dan pilek :
1. Makan sebuah jeruk sehari.    Jeruk mengandung vitamin C, salah satu suplemen utama untuk memerangi pilek.
2. Istirahat yang cukup.   Tubuh kita akan mengisi ulang energi ketika kita tidur sehingga bisa melawan serangan kuman penyakit.
3. Kurangi timbulnya stres yang bersamaan dengan kekecewaan emosional. Stres dapat melemahkan sistem imun tubuh.
4. Makan bawang putih setiap hari.   Bawang putih dapat menguatkan sistem imun dan memerangi bakteri.
5. Banyak minum air putih.
6. Gunakan jahe pada masakan dan minuman.   Jahe selain dapat menghangatkan tubuh juga memberi kekebalan tambahan dalam sistem pertahanan tubuh.
7. Makan makanan kaya vitamin E seperti kacang-kacangan, biji-bijian, dan padi-padian utuh.
8. Konsumsi makanan yang mengandung Zinc seperti biji labu, gandum, dan sardin.
9. Jamu echinacea membantu mencegah pilek dan flu. Juga meminimalisir efeknya.
10. Sering mencuci tangan dengan sabun agar bersih dari bakteri dan kuman.
11. Jaga kerongkongan agar tetap lembab.   Penelitian di Inggris mengungkapkan, menghisap zinc lozenges secara drastis mengurangi jumlah dan tingkat keparahan pilek.
12. Olahraga ringan dapat membantu menguatkan sistem imun minimal jalan selama 30 menit.
13. Hindari tempat yang banyak orang, terutama ditengah cuaca lembab dan dingin, dimana orang dengan pilek dan flu dapat menularkan penyakitnya.
14. Makan sup ayam ditambah bawang bombay dan bawang putih. Obat kuno ini berkhasiat karena meningkatkan aliran mucus hidung yang membuat kuman dikeluarkan dari sistem tubuh kita.
15. Jaga agar tubuh tetap hangat.    Terpapar udara yang terlalu dingin atau basah dapat membuat Anda sakit. Jika kedinginan, mandi air hangat dan kenakan baju hangat.
16. Jaga udara di dalam rumah tetap lembap dengan menggunakan humidifier.
17. Minum jus wortel dan jus sayuran setiap hari. Vitamin-vitamin di dalam jus meningkatkan imunitas terhadap penyakit.
18. Makan yogurt minimal 1 cup sehari untuk mempertahankan bakteri baik di dalam sistem pencernaan.
19. Beri cabai pada makanan. Cabai atau makanan yang pedas membantu membersihkan membran mucous.
20. Minum jus nanas.   Jus nanas kaya dengan enzim bromelain yang berkhasiat untuk kesehatan.
21. Minum ramuan pencegah flu.   Caranya : seduh 1 sendok makan irisan horsedish atau jahe dengan 1 cangkir air panas, tambahkan 1 sendok makan madu dan 2 butir cengkeh.
22. Makan bawang karena mengandung quercetin, suatu senyawa yang memerangi virus dan bakteri.
23. Jika hidung keburu meler, beri beberapa tetes minyak kayu putih atau minyak angin pada wadah arisi air mendidih. Tutup kepala dengan handuk dan hirup uapnya.
24. Jangan merokok. Rokok dapat menimbulkan ketegangan pada sistem pernapasan.
25. Jaga sikap positif. Penelitian menunjukan, tetap bersemangat adalah kunci tetap sehat dan bahagia.
Grossman menyarankan memprioritaskan kesehatan. Luangkan waktu untuk merawat diri dulu sehingga Anda dapat tetap sehat dan menjaga kesehatan keluarga.

oleh: Bahtawar Muzakky
image source: www.Google.com



Kamis, 24 November 2011

Maraknya Boyband dan Girlband Indonesia


Boyband maupun girlband telah menjadi trend tersendiri bagi anak muda Indonesia sekarang. Tidak tanggung-tanggung, boyband atau girlband yang muncul langsung membludak hingga menjadi suatu trend.
Boyband dan girlband yang banyak dinikmati dan digemari terutama oleh kalangan remaja ini, awalnya berasal dari Amerika dan negara-negara Asia Timur, terutama Korea dan Jepang. K-Pop alias boyband asal Korea, disukai oleh banyak remaja mulai dari personilnya yang keren, ganteng, cantik, lagu, dance, gaya rambut, sampai style fashion mereka yang unik dianggap sebagai trendsetter masa kini.
Demam K-Pop yang melanda Indonesia  menyebabkan banyak munculnya boyband dan girlband Indonesia yang dipandang beberapa pihak dan penikmat musik di Indonesia sebagai plagiat atau “tiruan” dari K-Pop. Jika dilihat dari berbagai sisi, memang harus diakui kalau boyband dan girlband Indonesia memiliki banyak kemiripan dengan K-Pop. Sebenarnya, boyband dan girlband Indonesia sudah punya potensi dan bekal untuk langkah mereka dalam kancah permusikan. Hanya saja, kenapa mereka tidak usaha untuk menciptakan gaya, style, dan image mereka sendiri yang lebih disesuaikan dengan budaya Indonesia? Kenapa harus mirip atau meniru K-Pop, yang entah kenapa lagu menjadi kurang pas dan tidak wow lagi jika ditampilkan oleh boyband dan girlband di Indonesia.
 “Kreatif” adalah kata kunci yang harus mereka lakukan. Banyak cara yang sebenarnya bisa dilakukan oleh boyband dan girlband Indonesia dalam lagu dan aksi dance mereka agar lebih menunjukan ciri khas dan budaya bangsa kita tercinta. Misalnya saja, boyband dan girlband Indonesia mengubah style fashion mereka dengan memakai pakaian yang berbau tradisional, salah satunya celana atau rok batik. Style fashion yang seperti itu bisa menjadi trendsetter bagi remaja Indonesia lainnya.
Hal lain yang juga bisa dilakukan oleh boyband dan girlband Indonesia yaitu dari segi lagu dan aksi dance mereka. Tidak perlu serupa dengan K-Pop, tetapi justru dengan menciptakan lagu yang mungkin dikombinasi dengan lagu-lagu daerah, melakukan aksi dance juga bisa dikombinasikan dengan sedikit gerakan-gerakan tari tradisional yang dengan semua itu bisa menciptakan label “boyband dan girlband Indonesia” hanya milik Indonesia. Kualitas suara, dance, dan performance stage juga menjadi hal penting yang harus diperhatikan boyband dan girlband Indonesia.
Dalam ketiga hal tersebut, K-Pop memang patut diakui sangat berkualitas. Yang harus dilakukan ialah tidak memplagiatnya, tetapi menjadikan hal tersebut sebagai teladan dan motivasi agar boyband dan girlband Indonesia juga memiliki kemampuan suara dan dance yang berkualitas, tidak hanya “modal tampang” saja.
Oleh karena itu, ayo generasi muda! kita tunjukkan bahwa kita mampu menghasilkan suatu karya yang murni, kreatif, inovatif, dan berkualitas! Kita tunjukkan pada dunia bahwa Indonesia mampu dan bisa menjadi lebih baik.



Oleh: Delia Fitri Sarah

Rabu, 09 November 2011

Jenius, Super Kaya, Berpengaruh: Tiga Konglomerat IT Tanpa Bekal Ijazah

ilustrasi: www.ceritadanwarta.com


Bagi sebagian orang ijazah dari perguruan tinggi adalah  faktor yang menentukan kesuksesan di masa depan. Tapi bagi tiga jagoan IT dunia, ijazah ternyata bukanlah satu-satunya kunci untuk meraih kesuksesan.

Tahukah Anda bila nama-nama besar seperti pendiri Microsoft, Bill Gates, pendiri Apple Steve Jobs, dan Pendiri Facebook, Mark Zuckerberg meraih sukses tanpa berbekal ijazah dari tempat kuliah masing-masing.

Gates bahkan dikenal sebagai orang paling sukses yang dikeluarkan dari kampusnya di Harvard University. Gates masuk Harvard di tahun 1973, tapi dua tahun kemudian keluar dari kampus, dan bersama temannya Paul Allen ia mendirikan Microsoft.

Pria yang pernah dinobatkan dalam jajaran pria terkaya dunia selama satu dekade itu, akhirnya mendapat gelar Doktor Honoris Clausa dari bekas kampusnya di tahun 2007. "Mungkin saya membawa pengaruh yang buruk," canda Gates.

Jagoan IT berikutnya, Steve Jobs diketahui drop out dari Reed College. Ia hanya duduk di kampus tersebut kurang lebih enam bulan. Setelah itu ia fokus untuk mendirikan Apple, neXT Computer dan Pixar. Karya-karyanya telah mempengaruhi pengembangan dunia komputer di dunia.

Seolah mengikuti jejak kakak tingkatnya, pendiri facebook Mark Zuckerberg juga meninggalkan bangku kampusnya di Harvard. Tapi situs jejaring pertemanannya yang dikembangkannya telah membius jutaan orang di dunia dan menghasilkan uang setidaknya sekira USD4 Milliar.

Diluar nama-nama 'jagoan' IT tersebut, juga banyak bintang terkenal yang juga meraih kesuksesan tanpa berbekal ijazah perguruan tinggi, sebut saja aktor Tom Hanks, Harisson Ford, Lady Gaga, hingga James Cameron.

sumber : http://www.ceritadanwarta.com/
oleh Dita Safitri (artistik)