Senin, 11 Februari 2013

Waspada Kejahatan di Angkutan Umum!

Tragedi kejahatan di angkutan umum kembali terjadi. Belum lama ini, mahasiswa Fakultas Ilmu Keperawatan (FIK) UI, Annisa Azwad, meninggal dunia setelah diduga menjadi korban dari kejahatan di dalam angkutan kota, Jakarta (10/2). Annisa meninggal di rumah sakit setelah melompat dari angkutan kota karena khawatir menjadi korban penculikan oleh sang supir.


Sebelum itu, adapula berbagai tragedi pencurian hingga pemerkosaan yang biasa dialami oleh kaum hawa. Berbagai modus kian dilakukan para pengendara bahkan penumpang agar ia bisa mendapatkan apa yang diinginkan.

Kejahatan akan datang saat kesempatan itu ada. Oleh karenanya, kita harus waspada dan bisa mencegah agar kejahatan tidak menimpa kita.

Humas Polda Metro Jaya turut berbagi tips bagaimana cara menghindari kejahatan di dalam angkutan umum. Berikut caranya:
  • Saat akan bepergian, jangan menggunakan perhiasan dan aksesoris berharga yang mencolok, apalagi banyak, lebih baik perhiasan tersebut disimpan di tempat yang aman.
  • Sebaiknya pilih angkot yang jendelanya menggunakan kaca bening sehingga saat terjadi kejahatan di angkot, kita bisa terlihat dari jendela.
  • Pastikan menggunakan angkot yang mempunyai trayek yang sesuai tujuan kita akan pergi, jangan menggunakan angkot yang tidak sesuai trayek sehingga mengancam keselamatan kita. Kalau bisa menggunakan angkot yang sudah biasa kita gunakan dan supir atau kernetnya kita kenal.
  • Jika kita merasa ada sesuatu yang mencurigakan saat naik angkot, lebih baik segera turun dari angkot tersebut.
  • Fokuslah dengan rute angkot yang sedang kita naiki, apabila rute angkot berubah ke tempat sepi yang tidak kita kenal dan sepertinya bukan rute yang benar, segeralah turun dari angkot.
  • Kalau perlu bawalah alat untuk membela diri, misalnya saja seperti alat penyemprot, alat penyemprot yang tidak berbahaya pun akan sangat membantu apabila disemprotkan ke arah mata akan membuat pelaku tak berdaya.
  • Yang terakhir dan yang terpenting adalah jangan sekali-kali kita tidur di dalam angkot, apalagi sampai ngorok. Kenapa? Karena pencopet biasanya melakukan aksi saat calon korbannya tertidur.
Semoga bermanfaat.

Teks: Deasy A
Foto: Google

0 comments:

Poskan Komentar