Rabu, 12 Oktober 2011

[RESENSI]: Diary si Bocah Tengil: Usaha Terakhir

Penulis: Jeff Kinney
Penerbit: Atria
Judul asli: Diary of Wimpy Kid: The Last Straw, terbitan Amuled Books, 2009.
Penerjemah: Ferry Halim
Penyunting: Ida Wajdi
Cetakan: VI, Mei 2011
ISBN: 978-979-1411-24-0
217 halaman


Diary si Bocah Tengil: Usaha Terakhir ini merupakan jenis buku terjemahan dan merupakan buku ketiga dari serial novel bergambar Diary of Wimpy Kid. Bercerita tentang kehidupan sehari-hari seorang anak laki-laki bernama Gregory Heffley (biasa dipanggil Greg). Novel ini mengisahkan kejadian-kejadian yang dialami Greg dari bulan Januari hingga bulan Juni. Diawali dengan rencana resolusi tahun baru Greg, yaitu berusaha membantu orang lain untuk memperbaiki diri mereka (karena tidak mudah bagi Greg memikirkan cara untuk memperbaiki dirinya sendiri). Greg adalah anak yang tengil, malas, dan mudah menyerah. Ayahnya, Frank Heffley sangat ingin membuat anak-anaknya manjadi anak yang kuat, tegar, dan disiplin karena dia mengagumi anak-anak bosnya yang senang berolehraga. Oleh karenanya, dia berusaha memaksa Greg ikut sekolah sepak bola hingga mengancam akan mengirim Greg ke akademi militer.
 Salah satu bagian dalam novel ini menceritakan saat Greg menjadi korban iklan yang dia lihat di sampul belakang komiknya. Dia membeli berbagai macam barang yang di dalam iklannya dikatakan akan mengubah hidup secara total. Alhasil, dia membeli mesin pencetak uang yang ternyata hanya alat sulap untuk anak-anak. Dua barang lainnya yaitu kacamata X-Ray ternyata hanya kacamata gelap yang membuat pandangan menjadi kabur dan kendaraan terbang pribadi (yang sama sekali tidak masuk akal).
Cara menulis dalam novel ini layaknya diary dengan pemikiran anak-anak pada umumnya. Novel ini ringan untuk dibaca. Sebuah buku yang dapat menghibur karena ceritanya yang lucu dan ditambah dengan ilustrasi gambar sehingga menjadikan novel ini menarik untuk dibaca.

Oleh: Lina



0 comments:

Poskan Komentar