Senin, 18 Maret 2013

Akuntansi Peduli (APEL), Wujud Kepedulian Pada Masyarakat



Dalam zaman modern ini, masyarakat selalu dituntut untuk bisa memenuhi kebutuhannya masing-masing secara penuh. Dari tuntutan keadaan yang seperti ini, timbullah kecenderungan dalam masyarakat sendiri untuk berperilaku individualistis, dimana ia hanya mementingkan dan mengutamakan dirinya sendiri. Masyarakat semakin kurang bahkan tidak peka dengan keadaan lingkungan sekitarnya yang mungkin sangat membutuhkan bantuan, kepedulian dan uluran tangannya.

Dengan semakin banyaknya keadaan seperti ini, kita semakin banyak menemukan keadaan dimana terdapat kesenjangan yang begitu besar dalam masyarakat, dimana masyarakat yang mampu memenuhi kebutuhannnya sendiri akan semakin “menikmati” kehidupannya sedangkan disisi lain ada banyak masyarakat yang hidup menderita, tidak berkecukupan, bahkan melarat dengan keadaannya.

Kita semua tentunya mengetahui dan mengakui bahwa kita semua diciptakan setara dihadapan Tuhan. Maka walaupun pada kenyataannya kita sulit menemukan kesetaraan itu, akan tetapi adalah suatu hal yang baik dan berguna bagi kita jika kita berusaha untuk menunjukkan bahwa kesetaraan itu benar-benar ada. Nah, salah satu cara untuk menunjukkan keadaan ini adalah dengan menunjukkan kepedulian kita secara nyata pada masyarakat.

Berangkat dari keadaan yang memprihatinkan ini, mahasiswa Akuntansi Politeknik Jakarta melalui program Akuntansi Pedulinya (APEL) berusaha untuk menunjukkan kepeduliannya secara nyata dalam lingkungan kampus. Dibawah naungan Himpunan Mahasiswa Jurusan  Akuntansi (HMJA) kegiatan ini diharapkan akan menumbuhkan semangat kepeduliannya pada masyarakat sekitar.

Kegiatan yang akan dilaksanakan dari hari Selasa sampai Sabtu pada tanggal 19, 21 dan 23  Maret 2013 ini memiliki lima program, yakni acara donor darah, Khitanan masal, pengobatan gratis, Bakti sosial dan acara Go Green.

Kegiatan pada hari pertama, yakni pada hari Selasa, 19 Maret 2013 adalah kegiatan donor darah. Kegiatan yang akan dilaksanakan di Gedung Serba Guna PNJ ini adalah kegiatan pertama dalam APEL. Dengan sasarannya semua mahasiswa aktif Politeknik Negri Jakarta, kegiatan ini diharapkan mampu mengundang mahasiswa untuk menyumbangkan setetes darahnya pada orang yang mungkin lebih membutuhkan. Dengan slogan “Setetes Darahmu Akan Berguna bagi Nyawa Orang Lain”, mahasiswa diajak untuk mendonorkan darahnya yang kemudian darah yang terkumpul akan disalurkan melalui Palang Merah Indonesia (PMI).

Setelah acara donor darah, kegiatan APEL ini akan berlanjut dengan acara pengobatan gratis dan bakti sosial dan pengobatan gratis yang akan dilaksanakan pada hari Kamis, 21 Maret 2013 yang bertempat di kampung Lio tepatnya di Masjid Unwatussaadah. Kegiatan ini sendiri mempunyai sasaran masyarakat secara umum, yang mana untuk acara pengobatan gratis sendiri, APEL bekerjasama denga Dinas Kesehatan Kota Depok. Dengan acara ini, keluhan masyarakat akan mahalnya biaya kesehatan bisa sedikit diatasi. Sedangkan untuk acara baksosnya sediri, selain akan membagikan sembako, panitia APEL juga mengadakan terobosan baru dengan menghadirkan training motivasi bagi masyarakat yang akan dibawakan oleh Bapak Agil, salahsatu Dosen Fiqih di jurusan Perbankan Syariah Politeknik Negri Jakarta. Hal ini diharapkan masyarakat bisa memetik pesan-pesan dari training motivasinya.

Pada hari ketiga, APEL akan menjalankan kegiatan yang sasarannya ada pada anak-anak, yakni acara khitanan masal dan acara Go Green, yang akan dilaksanakan pada hari sabtu, 23 Maret 2013. Kegiatan khitanan masal sendiri akan dilaksanakan di Kampung Lio, Masjid Unwatussaadah. Selain kegiatan khinatan masal, pada hari ini, bertepatan dengan Hari Bumi Sedunia, APEL akan mengadakan acara Go Green di TK Quran Nurussaadah. Kegiatan ini dilaksanakan di TK (Taman Kanak-kanak) karena dengan adanya kegiatan ini, anak-anak diharapkan  dapat menumbuhkan semangat untuk mencintai bumi, sehingga akan membawa anak-anak ini pada suatu sikap untuk selalu mencintai alam ciptaan Tuhan.

Sebagai mahasiswa yang sedang aktif di dunia perkuliahan, kegiatan peduli seperti ini sangat diharapkan agar kita semua ikut serta ambil bagian dalamnya. Kita tidak boleh hanya menjadi penonton pasif dari menurunnya rasa solidaritas dan kepedulian dalam masyarakat itu, tetapi kita harus ikut turutserta dan berusaha untuk memerangi sikap individualisme yang mulai muncul.

Di tengah banyaknya hambatan yang ditemui panitia APEL, seperti telatnya proses pencairan dana atau kepanitiaan yang terlalu mepet dengan kegiatan Accounting Fair, kita tentu harus mengapresiasi kinerja panitia APEL, karena toh mereka telah bekerjakeras untuk menunjukkan bahwa sifat kepedulian itu masih benar-benar ada dalam diri mahasiswa. “Berjiwa sosial tidak rugi dan tidak ada yang dirugikan dari tindakan sosial. Kita ini, cepat atau lambat, butuh atau tidak, suatu saat akan membutuhkan bantuan oranglain. Jadi apalagi alasan kita untuk tidak membantu” kata Yoga Pratama, Project Officer acara APEL.

Oleh karena itu, marilah kita ikut serta dalam kegiatan APEL, khususnya dalam kegiatan Donor darah yang mungkin merupakan aksi yang  paling nyata menunjukkan bahwa mahasiswa Politeknik Negri Jakarta masih mempunyai jiwa kepedulian itu.

More info:
Twitter: @APEL2013


Naskah: Yustinus

0 comments:

Poskan Komentar