Senin, 18 Maret 2013

Warna-Warni Maraknya IEF 2013




International Education Fair (IEF ) 2013 telah diselenggarakan oleh UKM Politeknik English Club (PEC) pada 5-6 Maret 2013 yang bertempat di balairung UI. IEF adalah pameran pendidikan internasional yang menjadi program kerja terbesar UKM PEC. IEF 2013 ini telah menyajikan enam macam konten acara seperti pameran, seminar, talkshow, hiburan, bazar, ICCF (International Culinary and Culture Festival ). Sasaran acara ini seluruh masyarakat umum, khususnya siswa dan mahasiswa yang ingin melanjutkan pendidikan ke luar negeri.

“Tujuan kita adalah menjadi wadah bertemunya para siswa yang ingin melanjutkan pendidikan ke luar negeri  dengan konsultan pendidikan internasional . Yang kedua, kita ingin memajukan pendidikan indonesia menjadi berkelas. Berikutnya, kami juga ingin memperkenal kan budaya internasional  dan juga kulinernya. Maka dari itu dibuatlah satu konten acara yaitu ICCF“  ungkap Danang Obi Purwoko selaku Project Officer IEF 2013

Berbeda dengan tahun yang sebelumnya, kali ini IEF 2013 tampil dengan kemasan yang lebih berwarna, dillihat dari segi kualitas exhibitor yang lebih banyak  dan beragam menyeluruh ke semua benua. Konten tambahan yaitu ICCF ( International Culinery and Culture Festival ), seminar dan  talkshow yang berbasis internasional, juga bazar yang beragam meliputi book fair, lifestyle and macam-macam makanan.

“IEF tahun ini dirasa lebih baik dilihat dari segi maknanya itu sendiri karena orang lebih serius untuk datang ke exhibitor-exhibitornya. Exhibitor pun merasa lebih terfokus karena tempatnya yang nyaman. Juga pada seminar dan talkshownya yang saya rasa memuaskan, dilihat dari jumlah peserta yang banyak. Dan juga adanya doorprice yang menarik di bazar serta banyaknya makanan yang menarik untuk dicicipi.” Ujar Andew Dirgantara ketua dari UKM PEC

Pada hari pertama (5/3), diadakan seminar yang diisi oleh 3 pembicara dengan tema yang menarik, diantaranya Owner and Founder Bloop Endorse dengan tema “ Why Do We Need to Study Abroad?”, safestudy USA dengan tema “ Choosing the Right School to Study at “, dan International Test Center dengan tema “ Things We Need to Study Abroad “.

Di hari terakhir (6/3), diselenggarakan talkshow yang juga diisi oleh 3 materi, diantaranya SAE Institute dengan tema “Creative Industry in Global Education Development”, AMINEF dengan tema “Mechanism Procedure to Study Abroad” dan yang terakhir American and Italian Embassy dengan tema “VISA Affair and World Class Universities from Each Country.”

Acara yang dipadati pengunjung sebanyak 2000 orang ini ditutup dengan membagikan sejumlah doorprice yaitu 100 voucher TOIEC dari ITC, kartu pelajar internasional dari ISIC , diskon 20% Bloop Endorse, kalkulator casio, dan yang terbesar adalah tiket Garuda Indonesia Jakarta Kuala Lumpur-Jakarta dan Jakarta-Singapore-Jakarta.

Adapun harapan singkat dari Obi untuk acara IEF mendatang, “Harapan untuk IEF kedepan: bagi adik-adik PEC yang akan melanjutkan tongkat estafet saya dan teman-teman, semoga IEF ke depannya dapat digelar lagi tentunya dengan mengevaluasi kendala yang lalu-lalu harus lebih baik lagi, lebih banyak pengunjungnya dan bermanfaat untuk masyarakat Indonesia.”

 Sampai bertemu di IEF selanjutnya.


Teks dan Foto: Alifia Rahmaniar

0 comments:

Poskan Komentar