Kamis, 03 November 2011

Pelatihan Managemen Organisasi (PMO) TGP 2011



Pelatihan Managemen Organisasi (PMO) merupakan acara yang sudah menjadi kegiatan rutin setiap tahun.  Acara yang diselenggarakan pada  28 dan 29 Oktober 2011 di Aula TGP (Teknik Grafika Penerbitan) tersebut ditujukan kepada seluruh mahasiswa TGP angkatan 2011. Acara ini sangat bermanfaat karena kita diajarkan banyak hal yang tidak kita dapat di perkuliahan dan kita bisa lebih siap dalam menjalankan kehidupan yang lebih baik untuk kedepannya.

Pada hari pertama, peserta mendapatkan materi tentang financial management dan kesekretariatan yang disampaikan oleh Raisha Saraswati selaku Kakom 3 MPM PNJ 2011/2012. Peserta diberikan penjelasan tentang cara membuat anggaran, bagaimana cara mengatur keuangan dalam sebuah organisasi, cara pembuatan surat resmi, serta alur pengajuan proposal. Tentunya materi ini sangat berguna dalam berorganisasi. Terlebih lagi sebagai seorang bendahara dan sekretaris.

Di hari kedua, terdapat empat materi yang disampaikan. Materi pertama tentang manage organization yang disampaikan oleh Azmi selaku mantan Ketua HMM 2009/2010. Materi ini mengarahkan kita bagaimana seharusnya kita berorganisasi dan apa saja yang dibutuhkan dalam menjalankan sebuah organisasi. Materi selanjutnya tidak kalah penting, yakni tentang lobi dan negosiasi di era globalisasi. Di sini, peserta diberikan pengetahuan tentang tipe-tipe manusia. “Terdapat tiga tipe manusia yang harus kalian ketahui. Penggerak, peresah, dan seniman,” ujar Muhammad Maula Nurudin Al-haq selaku nara sumber.

Peserta tidak hanya mendapat materi, tetapi juga praktik simulasi aksi dan simulasi sidang. Sebelum simulasi tersebut, terdapat open tender terlebih dahulu. Simulasi aksi diawali dengan penyajian materi oleh Deddy Prasetyo selaku Kadept Sospol BEM Taktis. Setelah itu, para peserta melakukan simulasi aksi di depan gedung TGP. Meskipun suasana siang itu sangat panas, tetapi para peserta begitu semangat mengikuti simulasi ini. Simulasi aksi tersebut membahas tentang kasus Century. Saat seluruh peserta berkumpul di depan TGP, mereka menyanyikan lagu totalitas perjuangan, berorasi sambil menunjukkan beberapa poster berisi tuntutan penyelesaian kasus century layaknya aksi sungguhan.

Simulasi berikutnya tidak kalah seru dengan simulasi aksi. Namun, peserta mendapatkan materi tentang simulasi sidang terlebih dahulu oleh Isnan Santoso (mantan Ketua MPM tahun 2000). Terdiri dari empat kelompok peserta, simulasi sidang bejalan kurang lebih satu jam sampai acara selesai. Meskipun banyak tejadi kesalahan oleh beberapa kelompok dalam proses sidang, tetapi simulasi ini cukup menyenangkan dan sedikit membuat beberapa peserta tegang karena peserta belum merasakan suasana sidang sebelumnya. 


oleh : Dili artistik '11

0 comments:

Poskan Komentar